Rabu, 07 Juli 2021

Artikel Pertemuan 26

 

ARTIKEL BLOG

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

“MEMORY”

 

 

 


Dosen :

Ajeng Savitri Puspaningrum, M. KOM

 

Disusun Oleh :

Algho Niyu Behainksa                      NPM : 17311350

 

 

 

 

JURUSAN SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA

TAHUN AJARAN 2020/2021

 



DAFTAR ISI

 

 

A.     DEFINISI CACHE. 2

1.      Fungsi Cache. 3

2.      Tipe-tipe Cache. 3

a.      Memory cache. 3

b.      Disk Cache. 4

B.      CARA KERJA CACHE. 4

C.      KARAKTERISTIK CACHE. 5

DAFTAR PUSTAKA.. 6

 

 

 

A.    DEFINISI CACHE

Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.

Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network). Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis, seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache.

1.      Fungsi Cache

Cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data atau informasi yang telah di akses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor. Jadi Bisa disimpulkan fungsi cache memory yaitu:

·         Mempercepat akses data pada komputer

·         Meringankan kerja prosessor

·         Menjembatani perbedaan kecepatan antara CPU dan memory utama

·         Mempercepat kinerja memory

2.      Tipe-tipe Cache

Ada beberapa tipe cache yang biasa digunakan, diantaranya:

a.       Memory cache

Memory cache sering pula disebut dengan RAM cache. Ini adalah sebuah porsi memori yang dibuat dengan kecepatan tinggi static RAM (SRAM). Tipe cache ini lebih efektif karena hampir semua program dapat mengakses data atau perintah yang sama berulang kali. Itu artinya, semakin banyak informasi yang disimpan di SRAM, maka komputer akan semakin sering menggunakan cache ini ketimbang menggunakan DRAM yang relatif lebih lambat.

Cache memori mempunyai tiga level. Anda tentu pernah melihat label L1 Cache, L2 Cache atau L3 Cache di kotak perangkat komputer Anda atau di paket informasi spesifikasinya. L1 adalah sebutan untuk internal cache, ia menghuni bagian di antara CPU dan DRAM. Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.

Sedangkan L2 adalah eksternal cache yang mempunyai kapasitas lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun soal kecepatan, L2 justru lebih lamban ketimbang L1. Terakhir, L3 Cache yang biasanya terdapat dalam komputer model baru yang mempunyai lebih dari satu unit prosesor, misalnya dual core atau quad core. L3 berfungsi sebagai pengatur data yang diakses dari L2 cache dan masing-masing inti prosesor.

b.      Disk Cache

Tidak jauh berbeda dengan Memory Cache, Disk Cache juga berpatokan pada prinsip yang sama. Tetapi alih-alih menggunakan data berkecepatan tinggi SRAM, disk cache justru menggunaan memori konvensional atau disebut dengan dynamic RAM (DRAM) yang relatif lebih lambat. Cara kerjanya, ketika Anda menjalankan sebuah aplikasi yang membutuhkan data dari disk, pertama-tama aplikasi akan memeriksa ketersediaan datanya di memory buffer. Disk Cache mampu memberikan dampak kecepatan yang signifikan terhadap performa aplikasi, sebab mekanisme ini jauh lebih cepat daripada mengambil data dari komponen harddisk.


B.     CARA KERJA CACHE

·         Jika prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama dia akan mencarinya pada cache.

·         Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil.

·         Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih rendah.

·         Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi.

·         Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor menjadi lebih efisien.

·         Selain itu kapasitas memori cache yang semakin besar juga akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan

Cache Memory juga memiliki Level yang berbeda, diantaranya:

        Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal.

        Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.

        Cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.

 

Berikut Table Perbedaan Level pada Cache Memory:

L1

L2

L3

Cache L1 adalah memori yang utama.

Cache L2 adalah memori yang kedua (sekunder)

Cache L3 memiliki kapasitas lebih besar dari Cache L2

Kecepatannya sama dengan kecepatan processor

Kecepatannya dibawah kecepatan Cache L1

Lebih lambat dari Cache L2 tetapi lebih cepat dari memori utama


C.   
KARAKTERISTIK CACHE

Karakteristik cache memory adalah sebagai berikut:

a.       Kapasitas relatif lebih kecil dari main memory, tetapi memiliki kecepatan yang relativ lebih tinggi dibanding main memory.

b.      Cache memory merupakan suatu memori buffer (salinan data) bagi memori utama

c.       Meskipun cache menggunakan informasi yang tersimpan dalam memori utama, tetapi ia tidak berhadapan secara langsung dengan memori utama

d.      Word yang disimpan didalam cache memory adalah word yang diambil dari main memory, yang dikerjakan sesuai perintah CPU.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Hirarki_memori

 

Artikel Memory Pertemuan 25

 

ARTIKEL BLOG

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

“MEMORY”

 

 

 

 

 

 

 

 


Dosen :

Ajeng Savitri Puspaningrum, M. KOM

 

Disusun Oleh :

Algho Niyu Behainksa                      NPM : 17311350

 

 

 

 

JURUSAN SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA

TAHUN AJARAN 2020/2021


 

DAFTAR ISI

 

 

A.     DEFINISI MEMORI 3

B.      JENIS MEMORI 3

·       ROM (Read Only Memory). 3

·       RAM (Random Access  Memory). 4

·       CACHE MEMORY. 4

·       CMOS (Compmentary Meta-Oxyde Semiconductor). 4

·       DRAM (Dynamic RAM). 5

·       SDRAM (Sychronous Dynamic RAM). 5

·       DIMM (dual in-line memory module). 5

C.      KARAKTERISTIK SISTEM MEMORI 6

D.     HIERARKI MEMORI 7

DAFTAR PUSTAKA.. 8

 

A.    DEFINISI MEMORI

Definisi dari memori adalah kemampuan untuk mengkode, menyimpan, mempertahankan dan mengingat informasi atau pengalaman masa lalu pada otak manusia. Memori atau lebih tepat disebut memori fisik, merupakan istilah generic yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada computer. Adapun pengertian memori menurut para ahli, sebagai berikut:

Memori merupakan alat dimana kita menggambarkan pengalaman masa lalu kita, untuk menggunakan informasi tersebut di masa sekarang. Sebagai sebuah proses, memori menunjuk pada dinamika mekanisme yang di asosiasikan dengan pemerolehan dan pemunculan kembali informasi-informasi pada masa lampau (Crowder dalam Suryani, 2007).

B.     JENIS MEMORI

Memori merupakan media penyimpanan data pada computer, yang mana media penyimpanan data dalam komputer dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1.      Memori Internal

Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan didalam memori utama dapat berupa data atau program. Memori biasa terbagi dibedakan menjadi dua macam yaitu ROM dan RAM. Selain itu, terdapat pula memori yang disebut CACHE MEMORI, CMOS, DRAM, SDRAM, DIMM.

·         ROM (Read Only Memory)

Adalah jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS.


 

·         RAM (Random Access  Memory)

Adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil data dengan sangat cepat.


·         CACHE MEMORY

Memori berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan tinggi dan lebih mahal dibandingkan memory utama. Berada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu kepada memori utama tetapi di cache memory yang kecepatan aksesnya yang lebih tinggi, metode menggunakan cache memory ini akan meningkatkan kinerja sistem. Cache memory adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan digunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen lainnya.



 

·         CMOS (Compmentary Meta-Oxyde Semiconductor).

Adalah jenis cip yang memerlukan daya listrik dari baterai. Cip ini berisi memori 64-byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS inilah berbagai pengaturan dasar komputer dilakukan, misalnya peranti yang digunakan untuk memuat sistem operasi dan termasuk pula tanggal dan jam sistem. CMOS merupukan bagian dari ROM.



 

·         DRAM (Dynamic RAM).

Adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung di dalamnya tidak hilang. DRAM merupakan salah satu tipe RAM yang terdapat dalam PC.



 

·         SDRAM (Sychronous Dynamic RAM).

Adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disnkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.



 

·         DIMM (dual in-line memory module)

Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Mensuport 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. Terdapat dalam dua kecepatan yaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133). DIMM 168 PIN. DIMM adalah jenis RAM yang terdapat di pasaran.



 

C.    KARAKTERISTIK SISTEM MEMORI

Sistem memori adalah komponen-komponen elektronik yang perintah - perintah yang menunggu untuk di eksekusi oleh prosesor, data yang diperlukan oleh instruksi ( perintah ) tersebut dan hasil-hasil dari data yang diproses ( informasi ). Ada 8 karakteristik yang dimiliki oleh memori, sebagai berikut:

1.      Lokasi Memori yang akan berada pada tiga lokasi seperti memory local, memory internal dan memori eksternal.

2.      Kapasitas Memori yang dimiliki pada kapasitas register akan dinyatakan ke dalam bit, pada memori internal akan dilakukan pernyataan ke dalam bentuk byte dan kapasitas memory eksternal akan dilakukan pernyataan ke dalam byte.

3.      Satuan Transfer yang dimana akan sama dengan jumlah saluran data yang masuk ke dalam dan juga keluar yang berasal dari sebuah modul memori.

4.      Metode Akses Memori yang terbentuk atas empat macam yaitu sequential access, direct access, random access, dan associative access

5.      Kinerja Memori yang terbentuk atas 3 buah parameter seperti waktu akses atau seek time, waktu siklus atau cycle time, laju pemindahan atau transfer rate,

6.      Jenis fisik memori seperti memori semikonduktor yang menggunakan teknologi LSI maupun VLI yang sering digunakan pada RAM dan memory permukaan magnetik pada memori eksternal seperti disk serta pita magnetic.

7.      Karakteristik Fisik Memori seperti memori volatile yang datanya dapat ditulis, dihapus dan dikembalikan dan memory non-volatile yang dapat ditulis dan dihapus dan tidak dapat dikembalikan.

8.      Organisasi yang merupakan pengaturan bit untuk menyusun word secara fisik.

D.    HIERARKI MEMORI

Adalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya. ... Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal).





DAFTAR PUSTAKA

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Hirarki_memori

Crowder dalam Suryani, 2007.

 

Artikel Pertemuan 27

  ARTIKEL BLOG ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER “MEMORY”                         Dosen : Ajeng Savitri P...